1. What: koleksi yang bagaimana yang kita bangun? Apakah koleksi khusus buku-buku kedokteran? Kebudayaan? Bahasa? Ilmu komputer? Bagaimana dengan buku-buku yang kontroversial atau yang ditarik peredarannya? Berapa maksimal jumlah satu judul buku yang diperbolehkan ada di perpustakaan?
2. Why: Apa tujuan koleksi ini dibangun? Buku apa saja yang menjadi kebutuhan pengguna perpusakaan? Kenapa? Berapa banyak budget yang kita miliki untuk membangun koleksi ini?
3. Who: Siapa yang menentukan buku apa yang boleh dibeli, buku apa yang tidak? Keahlian apa saja yang dibutuhkan dalam mengelola perpustakaan? Siapa saja pengguna perpustakaan nantinya?
4. When: Kapan saat yang tepat untuk melakukan pembelian buku (pengembangan koleksi) atau melakukan weeding? Awal tahun? Pertengahan tahun? Akhir tahun? Atau kapan saja ketika diinginkan?
5. Where: Di mana buku-buku tersebut dapat diperoleh? Di mana buku-buku tersebut dapat disimpan?
6. How: Bagaimana prosedur pembeliannya? Bagaimana prosedur keluarnya suatu buku? Bagaimana dengan buku yang tidak diperlukan lagi setelah kita melakukan proses weeding?
Perpustakaan Di Masa Depan
Saat ini sudah banyak tren pergeseran yang ditunjukkan dalam menyambut Perpustakaan 2.0 di mana memungkinkan pengguna untuk terlibat lebih banyak lagi dalam pengembangan koleksi perpustakaan dan kemudahan memperoleh informasi. Tren tersebut antara lain:
1. Pergeseran dari buku ke e-book.
2. Melakukan linking ke pihak luar, sehingga apabila informasi yang dibutuhkan tidak terdapat di perpustakaan, pengguna masih dapat memperolehnya lewat akses ke luar perpustakaan.
3. Memungkinkan pengguna untuk lebih banyak berinteraksi lewat melakukan review buku, memberikan rating, memberikan saran, dan mengunggah file.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar